Harap-harap cemas Juni 18, 2008
Posted by zwadiran in Uncategorized.trackback
Betapa dahaga kureguk manisnya tuah cintamu. mengapa tak juga sampai jejak hatimu mengukir namaku.
Apa yang tersisa dari harapanmku akan cintamu? ternyata hanya sepi yang memagut dan ruang kosong. Menyeka peluh dingin tanpa ada henti.
Komentar»
No comments yet — be the first.